Pers dan Ingatan Publik Masa Kini:Sebuah Ironi

Saya selalu mengamini bahwa jalan hidup setiap orang pasti berbeda。 Efeknya,Pengalaman Yang成员amamai setiap insan juga akan beraneka warna。 Melaju dari satu fenomena ke fenomena yang lain,setiap orang pasti menangkap satu kejadian dari kacamatanya masing-masing。 Pastilah disana amat kental dimensi ke“ aku” an,bukan“ kamu”,“ kalian”,“ mereka”和apalagi“ kita”。 Padahal dalam hidup bermasyarakat,tentu manusia butuh keterpisahan antara dimensi privat(aku)dan dimensi publik(kita)。

Ingatan privat membentuk pribadi,sedangkan ingatan publik membentuk komunitas,yang dalam skala luas akan membentuk masyarakat。 Sekarang pertanyaannya,bagaimana publik bisa mengingat suatu fenomena secara kolektif? Mengapa tiang listrik Setya Novanto bisa menjadi ingatan publik? Mengapa pernikahan Rafi Ahmad dipilih menjadi ingatan ingatan pubement sementara戏剧putusnya teman saya —杨·巴坎·桑加特·菲诺梅尔—tidak ada baunya sama sekali? Jadi siapa yang berhak menentukan A adalah ingatan publik,dan B cukup diingat sebagian orang saja?


Pers adalah kata kuncinya。 Ia mewarnai pikiran masyarakat琼脂hidup ini tidak membosankan。 Mengutip Jakob Oetama, 该男子的 pers adalah 延伸 ,达兰派画家perpanjangan bahkan perluasan tangan,穆卢特人,特林加,丹努拉尼masyarakat。 印度尼西亚,印度尼西亚苏打(Sudah),泰国(Sudah sangat)jelas pers berpihak kemana。 Mulai dari perjuangan kemerdekaan yang digawangi oleh Tirto Adi Suryo,koran menjadi alat perjuangan politik melawan kolonialisme。 Atau bila lupa,tentu sangat terbenam di ingatan kita betapa dahsyatnya tulisan Minke dalam Tetralogi Buru Pram walaupun itu fiksi。 印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚。 Jatuhnya Soekarno bisa kitham pahami lewat tulisan-tulisan Soe Hok Gie di koran-koran,时代Orba juga demikian。 Bahkan tak jarang beberapa koran dibredel dan dicabut izinnya。 Peran pers di masa itu tak main-main,印加人公共事务处,公共事务处。 塔皮通古(Tapi Tunggu)。 Sekarang masihkah seperti itu?

Memangnya apa sih ingatan publi yang terbentuk beberapa hari ini? 赞迪特·塔克瓦(Zaadit Taqwa)的伊兹坎说(Yizkankana) 塔皮·赛塔·德·毛·特里巴克·达拉姆·佩德拉巴坦亲·孔特拉·杨·拉迈·迪比卡拉康网民媒体。 Mengutip teman saya Avenzoor yang rajin menabung dan bermain比特币,“ tidak ada yang peduli kamu berbeda atau tidak”。 Kalau memang berbeda,silakan berguna”。 Stance saya disini,saya ingin berguna,Bukan Berbeda。

Justru saya lebih tertarik melihat kasus tersebut dari kacamata pengamat媒体。 Bagaimana suatu isu muncul,病毒,dan kemudian bagaimana响应masyarakat terhadap isu tersebut。 Terlebih拉吉(Ballemana pers memosisikan dirinya)。 Hal yang menarik bagi saya adalah setelah isu tersebut muncul,apa yang ramai dibahas oleh网友? Kalau Boleh Saya Simpulkan,印第安纳hanya ada tiga。 Pertama,mengenai etika,apakah itu tindakan yang sopan atau tidak。 Kedua,mengenai urgensi pengangkatan substansi 3 tuntutan。 dua topik ini bagi saya masih cukup“ sehat” untuk dibicarakan karena akan menyegarkan akal sehat(达兰·科里多尔·特伦图)。 Namun,Topik yang ketiga ini membuat saya tak bisa menolak untuk menggeleng-gelengkan kepala。 Penghakiman secara massal, 欺凌 ,dan pengangkatan masalah pribadi Zaadit Taqwa di ruang publik。

Disini,kombinasi的网民yang nyinyir ditambah beberapa media媒体的人yang mempertontonkan masalah Zaadit makin memperkeruh keadaan。 巴赫坎(Bahkan),孟买(Sampai Masalah akademik Zaadit yang diumbar-umbar)。 阿拉马克 ! Seketika media sosial menjadi lapak berbagai pihak untuk mengumpat dan menghujat。 Wajarkah fenomena seperti ini terjadi?


Isu ini tidak berhenti sampai situ saja。 Animo masyarakat mulai memanas lagi setelah Mata Najwa mengundang 5 ketua BEM dari berbagai kampus ke panggunglayar kaca。 Setelah acara tersebut sukses digelar,ada yang unik dari回应网民dan beberapa media。 贝拉帕帕媒体malah menyoroti“ tokoh” tertentu的Alih-alih membahas substansi dan gagasan dari acara mata najwa。 Berbagai pujian datang kepada Obed Kresna,diikuti dengan Ardhi Rasy Wardhana。 Di media sosial pun demikian,mulailah orang membanding-bandingkan ke 5 kampus tersebut。 Efeknya,Zaadit Taqwa malah makin di bully…。 贝里库特·阿达拉·库普兰卡

Kejadian seperti ini tidak satu-dua kali saja kan? Mari kita 回忆起 beberapa ingatan publish yang menyisakan sedikit luka bagi bangsa。 Fenomena seperti ini pernah terjadi di Indonesia sail Pilpres 2014 dan saat kasus“ penodaan agama” oleh Basuki Tjahaja Purnama。 Media sosial kita ramai disesaki oleh opini-opini yang sudah terpolarisasi。 虚拟的Ujaran kebencian ramai dipertontonkan,dan berbagai bumbu骗局juga ikut menghiasi jagat raya。 Ada Apa Dengan Ini Semua? Beginika Realita Ingatan发行人Kita Zaman 现在


Dari beberapa fenomena tersebut,saya jadi teringat akan suatu istilah yang diciptakan mahasiswa ITB tahun 2000an melalui komunitas G-10。 Dalam bukunya yang berjudul Indonesiaku Indonesiamu,komunitas G-10 menyoroti kondisi sosio-kultural Indonesia pasca runtuhnya orba。 Mereka menciptakan istilah baru:masyarakat ikonis。 Berikut Adalah kutipan singkat buku tersebut

NTBaknya kritik mahasiswa ITB tahun 2000年-Ternyata masih relevan hingga masa sekarang。 Bagaimana tidak,dari fenomena-fenomena akhir-akhir ini saja sangat terbukti bahwa masyarakat kita masih terkungkung dalam logika ikonisasi dan“ penokohan”。 Kita dengan mudahnya kagum,disaat yang bersamaan juga mudah menghakimi orang lain。 Padahal,pokok permasalahan dan substansi yang dibahas bukan tentang itu。 Kita dibiasakan“ bodoh” unduk lari dari permasalahan utama,sehingga yang实体贾迪·卡布尔。 Akibatnya,Masyarakat Kita Terlena Dan Tidak Sadar bahwa sedang dimanipulasi opininya。 Bagi saya,ini sama halnya dengan politik massa mengambang orba dan depolitisasi masyarakat melalui媒体。 阿达·杨(Ada Yang Aneh Disini)。

帕拉尼(Perahnya),波斯人(malah menyuburkan)masyarakat ikonis kita。 Beberapa sorotan媒体malah ditujukan kepada hal-hal yang remeh-temeh ,dan itulah yang digandrungi masyarakat kita。 Efek jangka panjangnya adalah pers bukan menjadi sarana pencerdasan publik。 Yang terjadi justru sebaliknya,群众性伯克多克民主派。 Hal ini semata-mata dilakukan untuk kepentingan bisnis dan politik。 Coba sekarang sebut,频道电视播音员man yang yang dibelakangnya tidak di backup oleh partai politik tertentu吗?

伊妮拉·波克(Inilah borok) Walaupun ruang publik terbuka,ruang对话-达拉姆 musyawarah mufakat-f​​aktanya tertutup。 Di media sosial kita memang bisa berbicara,tapi kita tak bisa mendengar dan memahami pendapat orang lain。 Kita berbicara dalam kerangka“ aku”,bukan“ kita”,sehingga yang timbul bukan ruang publik,melainkan pemaksaan ruang privat untuk masuk ke dimensi publik。 Sehingga yang mengemuka dalam ruang publik bukanlah kesalingpahaman,melainkan pemaksaan自我ruang privat。

贾迪,巴加马纳? Walaupun terlambat印度尼西亚,印度尼西亚的伊辛坎说,印度尼西亚的伊斯兰教。 Bagi saya,yang membentuk pola pikir masyarakat bukanlah pendidikan正式selama 12 tahun dari TK-SMA。 Itu memang penting,Namun dalam kehidupan bermasyarakat,yang menjadi agen pendidikan sebenarnya dari publik adalah informationasi yang tersebar disitu,yang berarti pers dan media。 印度尼西亚北喜达屋(Kuta sudah tahu keadaan masyarakat)印尼塞卡朗(Sekarang seperti ini) Tolong perbaiki bangsa ini,jangan malah memanfaatkan的“ kebodohan publik” 评级为 dan kepentingan bisnis / politik。 Pencerdasan publik hanya bisa dilakukan oleh kanal-kanal yang mempunyai akses kesana,dan inilah tanggung颚ab terbesar pers。 Pers yang baik akan membawa masyarakat menjadi lebih cerdas,dan sebaliknya。 印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,“ cacat”达拉姆波斯人。 Jangan lupa juga,seharusnya pers berpihak kemana? Semoga ini bisa menjadi refleksi untuk kita semua。

Terakhir,selamat hari pers nasional!


哈纳菲·库苏马尤达(Hanafi Kusumayudha)

Pemimpin Redaksi Majalah Ganesha ITB